Cara Menghindari Sosial Engineering di Era Digital
FinancialCara Menghindari Sosial Engineering di Era Digital - Penipuan tidak hanya terjadi di dunia nyata, namun juga di dunia maya. Justru di dunia maya lebih mudah mereka memanipulasi target yang diincar. Salah satunya mereka ini begerilya alias mengintai calon targetnya, melalui media sosial. Oleh sebab itu jangan sampai kita membagikan informasi mengenai data kita di media sosial secara gamblang, alias transparan tanpa filter. Hindari hal tersebut ya Teman-teman.
![]() |
| Cara Menghindari Sosial Engineering di Era Digital |
Penipuan yang terjadi diinternet ini atau rekayasa sosial disebut dengan istilah sosial enginnering. Penjahat siber akan melakukan strategi dalam memanipulasi orang, agar orang yang dijadikan target korban ini memberikan informasi penting akan akses sistem keamanan yang dimiliki.
Begini, sekarang teknologi serbah canggih ya kan? Kita tidak perlu ke bank, untuk mengirimkan uang. Kita hanya perlu mengunduh sebuah aplikasi yang disediakan bank, untuk bisa kita akses di manapun dan kapanpun. Contohnya Bank BRI, mereka membuat aplikasi BRImo, yang berfungsi sebagai aplikasi pembayaran dengan tujuan nasabahnya bisa melakukan transaksi dengan mudah. Inilah salah satu yang diincar oleh mereka si penjahat siber, untuk melakukan social engineering (rekayasa sosial).
Mereka mencoba mendekati kita, dengan metode manipulasi psikologis yang mana akan membuat kita, benar-benar percaya bahwa kita sedang berinteraksi dengan orang yang benar, padahal kita sedang kena tipu daya.


